18 April 2014  
Nama Login :
Kata sandi :
- Lupa Kata Sandi ?
- Pendaftaran
- Webmail
 
 
 
 
 
Bursa Transmigrasi
KTM
Kementerian Tenaga K

Transmigrasi Percepat Pengembangan Wilayah
Tanggal : 25 Nov 2009
Sumber : Pemprov Kaltim

BursaTransmigrasi.net, BALIKPAPAN - Program transigrasi mempunyai dimensi baik secara nasional maupun regional (daerah) dengan tujuan untuk meningkatkan dan mempercepat pengembangan potensi wilayah melalui pengembangan ekonomi daerah, pembangunan wilayah pedesaan dan perkotaan, pengembangan wilayah tertinggal dan perbatasan serta pengembangan pemukiman.

"Kontribusi nyata pembangunan transmigrasi di Kaltim yakni lokasi transmigrasi menjadi desa-desa baru bahkan kecamatan baru serta menjadi sentra produksi dan ekonomi andalan dan meningkatnya penanaman investasi terutama di sektor perkebunan serta terbukanya isolasi antar daerah," ujar Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak pada Pertemuan Forum Koordinasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Depatemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam rangka Pengembangan Kawasan Transmigrasi Provinsi Kaltim 2009-2010 di Hotel Menara Bahtera Balikpapan, Senin malam (23/11).

Di Kaltim hingga tahun 2008 telah direalisasikan penempatan transmigran sebanyak 91.543 kepala keluarga (KK) atau 297.176 jiwa, terdiri dari transmigrasi umum (TU) sebanyak 63.418 KK  atau 255.981, transmigrasi swakarsa berbantuan (TSB) sebanyak 15.188 atau 61.010 jiwa dan transmigrasi swakarsa mandiri (TSM) sebanyak 12.590 atau 41.464 jiwa.

Para transmigran tersebar di kabupaten dan kota se Kaltim dan daerah yang paling banyak menerima sesuai luasan wilayah yaitu kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 16.040 KK atau 65.013 jiwa, kabupaten Paser sebanyak 14.705 KK atau 61.094 jiwa dan Kutai Timur sebanyak 14.836 KK atau 53.669 jiwa.

Penempatan transmigran di Kaltim akan dikembangkan melalui pola kota terpadu mandiri (KTM) yang berada di lokasi Maloy Kaliorang Kutai Timur sesuai dengan SK Menakertrans RI No.Kep.137/MEN/VI/2008 pada 20 Juni 2008.

Lokasi KTM lainnya yang masih dalam tahap pengusulan penetapan yakni Salim Batu Bulungan, Labanan Berau, Simanggaris Sebuku Nunukan dan Bahari Pulau Sebatik Nunukan. Pengembangan wilayah transmigran yang merupakan upaya mendukung kegiatan pembangunan pertanian sehingga produksi dan kegiatan industry hasil-hasil pertanian, perkebunan, kehutanan dan peternakan serta perikanan semakin meningkat.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakartrans) Kaltim H Ichwansyah mengatakan program transmigrasi merupakan kebijakan yang selaras dengan otonomi daerahyakni mempertegas peran pemerintah daerah untuk meningkatkan peran masyarakat, karena pembangunan transmigrasi berbasis kawasan dalam bentuk suatu kesatuan sistem pembangunan ekonomi wilayah dan mengintegrasikan upaya penataan persebaran penduduk sert percepatan pembangunan kota-kota kecil.

Pada pertemuan Forum KIE kali ini Disnakertrans Kaltim menghadirkan para camat dan lurah, kepala desa kabupaten se Kaltim dan 10 provinsi asal (daerah pengirim transmigran) seperti DKI Jakarta, Daerah Istimewa Jogyakarta, Banten, Lampung, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan jumlah seluruh peserta pertemuan Forum KIE sebanyak 150 orang dan dilaksanakan selama dua hari di Balikpapan Kalimantan Timur.(yans/hmsprov)

[ Indeks | Cetak | Teman ]

 
 
 
2005 Bursa Transmigrasi. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. Saran dan komentar ke: info@bursatransmigrasi.net